Selasa, 04 Februari 2014

Sajak Hujan Maulana

Titip sajak ku dalam setiap tetesanmu
Luluh lantak sudah tarian jiwa
Di poles riak syahdu duka malam
Besok ujian amal akan dipertanyakan

Mau jawab apa tuan !
Berpulanglah pada rindu petuah ibu
Jendela telah dikepak-kepak sang kasih
Hingga bersayat celurit menyobek hati

Bergemuruhlah hujan !
Di genting dada gersang siapkan pukulan
Titik mu basah bercampur deru debu

Karena kau benar hujan !
Aku tercipta dari onggok debu jalanan
Berkayuh bapak ibu diatas ranjang
Diselip bismillah satu kali
Sampai engkau bergemuruh melukis rindu-rindu
Lewat sang kekasih
Lewat bising klakson mimpi-mimpi
Padahal doaku kujemur bersama bantal
Diatas genting gubuk
Berserakan janji-janji

Hujan! Engkaulah rahmat !
Maaf ku menginjakmu saat berlari kejar mimpi
Bersama titik peluh dan rinduku
Meninggalkan ilalang, padi dan rumput-rumput
Karena begitu liar ku menyeruduk hidup
Hingga tuhan tak aku terahkan
Pada awal bait puisiyang ku tulis
semalaman -

* Mkd Aan's
2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar