Jumat, 03 Januari 2014

Sesalku Terulang

Tirai terkuak dalam kerudung perawan sang malam
Persis ketika perjaka surya pembawa cinta
Memanah  kawanan  kumbang yang tengah datang bertandang
Pulang dari  pengelanaan yang panjang
Menuju sarang  tempat  memadu sayang
Kelana ku kini telah berpulang
Menuju sebuah peristirahatan
Tempat aku dan  sang bintang pernah tidur satu ranjang
Namun 
Semua itu tinggal khayalan.
Karna pujangga harapan telah mencair
Sebagai nanah sesal yang mengucur dari mulut hinaku
Menjadi sebuah mitos yang tak terlukiskan
Walau dengan pena seribu satu warna
Menjadi padang yang tak sanggup terairi
walau peluhku mengalirkan
sejuta tangisan dan jeritan
juga penuh hentakan
untuk sebuah pengampunan
yang hanya dapat dihadiahkan
Oleh Tuhan -

* Mkd Aan's
2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar