Jumat, 03 Januari 2014

Liar

Tergolek aku merayap kesudut
Sumur kerontang penuh kelabang hitam
Mengganggu konsentrasi dan halusinasi
Saat akar liarku akan menyusup kerelung tanah
Gersang dan kusam tangkaiku mulai rapuh
Topan mulai menghempas
Hingga lembaran daun hati rontok
Menuju kaki kusam para pengembala
Terinjak berserakan tanpa klorofil
Hijau yang sering mengundang birahi
Ketika hujan menumbuhi pucuk rimbun

Tuhan!
Aku berjanji ketika embunmu telah datang
Pori-poriku akan menyerap
Sari rahmat tanpa batas
Hingga tunasku pun jadi daun
Yang tak henti bertahtakan singgasana embun
Yang tak habis menaungi bunga-bunga kuntum
Agar tetap mewangi dan harum
Menjadi pelangi disetiap pagi
Ketika datang musim semi

Dan buah ku akan jadi penawar sepi juga luka
Yang dapat menjadi kekuatan
Ketika jiwa dan raga merasa lapar dan dahaga -

* Mkd Aan's
2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar