Kamis, 19 Desember 2013

Senyuman

Senyummu adalah seduhan kopi di pagi hari
Membingkai dahaga memulihkan kansentarasi
Disaat ku rasakan sengatan sinar  matahari
Sebelum embun
Bertengger di singgasana dedaunan
Membunyikan tabuhan gendang yang sering memaksa
Untuk  dinyanikan
Hawa
Ku tagih janjimu
Lewat angin-angin pagi
Sebab engkau bertandang tapi tak ada kata sayang
Padahal yang kuharapkan
Senyummu dapat mengadaptasi
Aku yang makin lelah menjalani
Kehidupan tanpa arti
Mungkinkah pesonamu bukanlah netto
Seperti bungkus tanpa permen manis
Tapi sebuah imitasi yang kecut
Sebab kristal dimatamu
Kini telah membeku
Mamahat sebuah patung boneka salju
Yang slalu..
Mencibir sinis dikalbu -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar