Minggu, 02 Februari 2014

Menatap Langit


Menangis aku

menatap langit biru

tengah liar ladang jauh kutinggalkan

karena ibu kini memanggilku

tapi aku tak tahu ?

teriak pipit aku kurung dalam ingatan

bersama goyang padi-padi kuning

bapak mengenalkan ku

pesantren putih yang berselendang burdah

tapi malah

berpaling aku menatap langit biru manyu

terpaku di istana surau bambu

sambil mengangguk pelan

walau terpaksa

ku paksa aku terus

menjerit aku

menatap langit biru-biru

saat bola mata ibu tumpah dipundak

bapak yang menasehati ku

agar tabah kan hati batu keras kepala ku

tapi malah


terisak aku …

menatap langit yang biru kelabu

pasti ku ingat ..

senyum teman temanku bercerita

masa depan, lalu, dan angan-angan

bangku sekolah putih kelabu baju-baju

tak ku kejar, aku berhenti disini

menatap langit biru gelap !!

sambil menangis di sepi tepian pasar

tapi aku yakin ..

langit kan biru terang

karena ibu tersenyum

bapak pun ikut

jua -

* Mkd Aan's
2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar