Menangis aku
menatap langit biru
tengah liar ladang jauh kutinggalkan
karena ibu kini memanggilku
tapi aku tak tahu ?
teriak pipit aku kurung dalam ingatan
bersama goyang padi-padi kuning
bapak mengenalkan ku
pesantren putih yang berselendang burdah
tapi malah
berpaling aku menatap langit biru manyu
terpaku di istana surau bambu
sambil mengangguk pelan
walau terpaksa
ku paksa aku terus
menjerit aku
menatap langit biru-biru
saat bola mata ibu tumpah dipundak
bapak yang menasehati ku
agar tabah kan hati batu keras kepala ku
tapi malah
terisak aku …
menatap langit yang biru kelabu
pasti ku ingat ..
senyum teman temanku bercerita
masa depan, lalu, dan angan-angan
bangku sekolah putih kelabu baju-baju
tak ku kejar, aku berhenti disini
menatap langit biru gelap !!
sambil menangis di sepi tepian pasar
tapi aku yakin ..
langit kan biru terang
karena ibu tersenyum
bapak pun ikut
jua -
* Mkd Aan's
2008

Tidak ada komentar:
Posting Komentar